Search

Adi Nugroho

Read and Write 'til DIE

Tag

mati

Seperti Paijo

image

Paijo sudah berpikir masak tentang kepergiannya esok hari ke pantai. Lintang akan mengantarnya. Karena di gerombolan pengamen ini hanya dia yang tahu jalan.

“Kau yakin dengan itu semua? Jangan mimpi aneh-aneh. Lebih baik hafalin lagu yang lagi ngetren di TV agar dapat duit lebih banyak.”

“Nggak, pokoknya besok aku harus pergi.”

“Terserah, kalau mati jangan kembali lagi.”

Paijo mengangguk. Lalu keluar untuk melihat langit yang pekat. Besok adalah hari yang bisa merubah semuanya. Continue reading “Seperti Paijo”

Bulan Biru

Tanganku masih menggenggam sobekan kertas putih. Bertinta merah darah. Mataku mengatup berleleh embun asin yang mengalir ke pipi. Serta badan polos penuh sayat mengering. Meringkuk pada bebatuan cadas kaki bukit.

Di sampingku, ada seonggok raga kosong. Mati. Membiru perlahan bersama dengan membekunya alam. Terlihat kilasan senyum perdu yang kelu.

Aku berjalan mendekatinya. Membelai rambut urai indahnya. Bibir mungil yang dulu merekah. Pipi rona jingga yang nyaris aku gigit jika melihatnya. Beku. Kini semua pucat pasi.

“Nir, apa kau dengar aku?” beberapa kali aku membisik lirih. Berkali juga tiada jawab. Bau busuk pun tidak.

Continue reading “Bulan Biru”

Tuhan, pantaskahkah aku hidup?

Hahahaha…

Aku tertawa sangat lepas. Mengecap detik demi detik lelehan darah yang mengalir dari ujung jidatku. Bau anyir masih semerbak dari lendir yang hampir hitam dan mengering. Menyisakan sedikit asa dari ruang terdalam palung hatiku. Tuhan, apakah aku masih kau inginkan hidup?
Continue reading “Tuhan, pantaskahkah aku hidup?”

sandung kalut

tersandung beban merambat,

buyar tenang merasuk,

kalut terpa menyingsing,

tak ku tahu hidup dan matiku di mana..

adjavas 19 juli 2011

Noerdin M. Top tewas

Akhirnya ketangkap juga ya, eh tewas malah gembong teroris paling diburu, setelah terjadi penyergapan dimana-mana. Semoga saja dengan tewasnya Noerdin, keamanan RI makin baik!
Hancurlah kau teroris!

Up ↑