Search

Adi Nugroho

Read and Write 'til DIE

Tag

ayah

Kebiri

Aku ingin menjual batangku. Memangkasnya hingga rapi, seperti saat aku menggunduli jembut di atasnya. Muak! Kutasbihkan ketika melihatnya. Dia selalu membodohiku, menipuku selayak keledai. Padahal dia tak berotak.

Aku ingin menyulapnya menjadi kelamin wanita. Kukira dia lebih anteng. Tidak oleng ke sana kemari. Membuat kegaduhan dan membuang lendir ke mana-mana. Ah! Sungguh aku tak ingin melihatnya. Pembawa bencana.

Sejuta, cash, siapa berminat? Bisa untuk pajangan!

Continue reading “Kebiri”

hey Ayah…

Badanmu semakin kurus,
Lenganmu melegam,
Tapi senyummu terus mengembang,
Itulah ayahku,
Ayah no.1 ku..

Hey ayah lihat, jahitan di bajumu hampir putus, tidakkah engkau ingin membeli baju yang baru?
Continue reading “hey Ayah…”

Bersyukur

Beberapa saat yang lalu saya mendengar percakapan ayah dan adik yang bungsu. Karena cukup menarik, oleh karena itu saya coba untuk bagikan kepada semuanya. Postingan ini aku dedikasikan untuk Ayahku yang tidak pernah lelah mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga.
Continue reading “Bersyukur”

Up ↑