Gambar dari Google
Penulis: A Monster Calls
Penulis: Patrick Ness
Penerbit: Walker Books
Terbit: 27 September 2011
Tebal: 215 halaman
ISBN: 9781406311525
Genre: Children/Young Adult
Blurp
The monster showed up after midnight. As they do.
But it isn’t the monster Conor’s been expecting. He’s been expecting the one from his nightmare, the one he’s had nearly every night since his mother started her treatments, the one with the darkness and the wind and the screaming…
This monster is something different, though. Something ancient, something wild. And it wants the most dangerous thing of all from Conor,
It wants the truth.
Komentar
Brilian!
Sebagai buku anak, saya kira inti dari cerita ini sangat besar. Saya membaca tak bisa berhenti hingga akhir. Dan pada bab-bab terakhir semua hal yang masih menjadi tanda tanya akan terjawab dengan sempurna. Seperti kata monsternya, jujur. Dia ingin sebuah kejujuran. Semua kejujuran ada di akhir. Bagaimanapun keadaannya.
Cerita bermula dari Conor yang terbangun tengah malam karena mimpi buruk. Sesuatu seperti memanggilnya. Dan tepat pukul 12.07 tengah malam monster datang, ah tidak sebenarnya dipanggil oleh Conor, dengan tidak sadar.
Conor tidak takut, dia sama sekali tidak perduli dengan monster, hingga akhirnya monster bercerita tentang tiga cerita (empat dengan cerita jujur dari Conor di ending). Masing-masing cerita selalu merepresentasikan keadaan Conor. Tentang bagaimana seorang yang buruk tapi juga bisa baik, seorang pembunu tapi juga seorang penyelemat.
Monster mengajarkan semuanya.
Di akhir cerita, Conor harus membuat sebuah cerita jujur. Harus disampaiakan kepada ibunya yang sedang sakit tanpa ada harapan sembuh. Yang akan disampaikan Conor kepada ibunya inilah yang menjadi penutup indah, juga sakit dari seorang anak kepada ibunya.
Rating: 5/5 (Sempurna, ide dan pesan moralnya sangat mengena, memang bacaan anak-anak tapi saya kira semua bisa membaca dan pada akhirnya bisa tahu jika sebenarnya monster ada pada setiap hati kita)
Trailer

Tabik,

@ADjavas