Search

Adi Nugroho

Read and Write 'til DIE

Month

February 2013

Yang aku tahu sekarang, cuma merenung. Memanjat doa baik-baik. Lalu memandangmu lekat dari balik kaca.

Sayang, kau masih indah meski kata mereka nyawamu lilin. Akan lumer dan habis, secepatnya.
Continue reading “Hanya Meminta”

Aku membenci ibu.

Sejak malam berlendir itu, aku mulai menyukai dingin. Meringkuk di bawah AC hingga menggigil, atau merendam tubuhku di air dengan bongkahan es batu.
Continue reading “Dingin”

Up ↑