Search

Adi Nugroho

Read and Write 'til DIE

Month

December 2012

Kebiri

Aku ingin menjual batangku. Memangkasnya hingga rapi, seperti saat aku menggunduli jembut di atasnya. Muak! Kutasbihkan ketika melihatnya. Dia selalu membodohiku, menipuku selayak keledai. Padahal dia tak berotak.

Aku ingin menyulapnya menjadi kelamin wanita. Kukira dia lebih anteng. Tidak oleng ke sana kemari. Membuat kegaduhan dan membuang lendir ke mana-mana. Ah! Sungguh aku tak ingin melihatnya. Pembawa bencana.

Sejuta, cash, siapa berminat? Bisa untuk pajangan!

Continue reading “Kebiri”

hujan sore ini

hujan

 

aku tak bisa melihat hujan yang katanya

banjir sore ini. hanya ada anak itik gelenggeleng

mencari bulunya yang patah sebelah.

 

seharusnya dingin sore ini merusuk hingga

aku tak mau lepas, memeluki angan.

tapi anak itik itu malah menangis

berteriak, “apa kau tak kedinginan?”

 

aku lama lupa semua rasa. bahkan saat

hujan sore ini enggan menampakkan liurnya

yang pernah kurasa panas.

 

2012

Up ↑