Search

Adi Nugroho

Read and Write 'til DIE

Month

November 2012

Sedikit Cinta

Gambar dari Google.

.

.

“Apa kau sungguh ingin jadi suamiku?”

Dia mengangguk dan memegang tanganku erat-erat, “Tentu saja!”

Duniaku berubah saat itu juga. Terlebih saat dia meminangku di rumah.

“Aku sungguh menyayangimu!” kupeluk dia.  Kusesap aroma tubuhnya. Aroma kesungguhan. Continue reading “Sedikit Cinta”

Aku Juga Lelah, Kawan!

friend

Gambar dari Google.

.

.

Dua tetes.

Aku sempat melihatmu mengusapnya. Lalu kau menggeleng. “Aku baik-baik saja.” Setelah itu celotehmu kembali. Berkisah apa saja, hingga mataku meremang dan lelap. Tidur di pangkuanmu.

Kau tak baik-baik saja. Aku tahu, sejak bayi kita sudah bergandengan tangan. Bagaimana mungkin dasar hatimu tak bisa ku tengok. Continue reading “Aku Juga Lelah, Kawan!”

Jarak Terakhir

Gambar dari Google

.

.

Aku masih terluka dengan ucapannya. Sepuluh tahun mencinta berakhir miris. Ia dengan mudah mengakhiri mimpi-mimpi kami.

Pembual ulung! Continue reading “Jarak Terakhir”

Perang Itu Menyenangkan

War

.

.

Lagi-lagi bola api membombardir dari udara. Beberapa orang berlarian, ada juga yang cuma diam dan memanjat doa banyak-banyak. Sebagian langsung lemas dan bercucur darahnya. Tanah akan kembali ke tanah, manusia itu dari sari pati tanah yang rapuh.

Anak kecil itu diam memandangi langit yang meriah. Satu sunggingan menyempurnakan bibirnya. Lalu dia berlari menuju ibunya yang merintih memegangi kakinya yang patah.

Continue reading “Perang Itu Menyenangkan”

Dia

Gambar dari Google

.

.

Sebenarnya sih aku posting gara-gara bingung mau posting apaan. Blog udah berdebu dan tumbuh ilalang di mana-mana. Untung lihat puisi dari rekan dari bentala rencong nan jauh di sana. Jadi pengen nyamber puisinya. Aku gatau namanya, bales-balesan puisi atau aku cuma komen atau malah gak jelas. Entahlah, yang jelas berikut puisi yang dibuat rekanku dan aku buat spontan gara-gara pengen nyamber puisi buatannya. Jederrr!

Continue reading “Dia”

Up ↑