silir angin malam,
gesek sela rimbun dedaunan,
lantunkan melodi alam yang indah dalam kesunyian,

jam kehidupan yang tak pernah berhenti berdetak,
mencatat dan mengurangi usia,
merekam memori tiap detik nafas,

benang merah yang pernah putus,
kini berganti biru, terikat sekuat baja,
kisah lama begitu indah,
kisah baru kan jadi lebih indah,

memoriku tak terformat,
dan tak bisa,
walau tertimpa kisahku sendiri,
dan kau dengan kisahmu sendiri,

dua malam berturut,
sakral,

malam mu, malam ku,
malam pendewasaan,

malam yang sekarang terpisah,

pada malam mu ini,
ku berharap,
kau bahagia,

pada malam ku esok,
ku berharap,
aku akan bahagia,

malam yang akan terus indah,

“ๆ„›”

Selamat Hari Ulang Tahun buat seseorang yang jauh di sana. Dua tahun bukan waktu yang sedikit, kebiasaanku masih sama, merayakan hari kelahiran kita berturut-turut. Untuk sekarang meski sebatas sahabat๐Ÿ™‚. Semoga kau sukses dengan karirmu. Semoga kita bisa bertemu lagi. Dengan kisah kita masing masing.

ใŠ่ช•็”Ÿๆ—ฅใŠใ‚ใงใจใ†ใƒ‡ใ‚ฃใ‚ขใ‚บใ•ใ‚“
ๅƒ•ใฏใ„ใคใ‹็ฅˆใฃใฆใ„ใ‚‹,
ๅ›ใฎๅคขใ€ใ“ใฎ่Šฑใฎใ‚ˆใ†ใซๅ’ฒใ.

ใ‚‚ใ†ไธ€ๅบฆไผšใŸใใฆ….