“Mak tahu tidak kalau es yang jadi air itu adalah perubahan wujud dari padat menjadi cair?” tanya anak kepada ibunya yang sedang mendengarkan radio usangnya.

“Wah, emak tidak tahu nak, memang yang seperti itu namanya apa?” tanya sang ibu ingin tahu.

“Itu namanya mencair mak, karena ada penyerapan kalor atau panas” jelas si anak dengan lantangnya.

“owh begitu ya nak? Lalu pas emak memasak air, yang terjadi apa itu?” tanya sang emak mulai bingung.

“bentar mak, lupa aku. Mau aku lihat dibuku yang aku temukan tadi saat mulung mak” jawab si anak sibuk membuka karung yang isinya botol minuman dan buku bekas.

Bukalah bukumu disaat kau lupa, bukalah bukumu saat kau ingin tahu, bukalah bukumu selama hidupmu

“Dapat buku apa tadi nak di TPA?” tanya sang emak.

“Ini dia ketemu mak bukunya, judulnya sih ‘FISIKA’ mak. Ini apa ya sebenarnya mak?” tanya si anak kepada emaknya.

“Emak tidak tahu nak, emak tidak pernah sekolah, sama seperti kamu” jawabnya dengan nada rendah.

“ya sudah aku taruh di rak buku ya mak” jawab si anak sambil melangkah menuju ke rak buku.

……………………

Emak : “nak, kamu tidak ingin sekolah?”

Anak : “ingin mak, tapi aku tidak akan bisa untuk sekolah”

Emak : “maafkan emak tidak bisa membayarimu sekolah”

Hanya limpahan ilmu yang ku inginkan, bukan sekolah. Ilmu yang bisa ku reguk tanpa takut habis

Anak : “tidak apa-apa mak, selama setiap memulung aku terus mendapat buku bekas”

Emak : “emak cuma bisa membuatkanmu rak buku itu untuk semua bukumu”

Anak : “aku akan membaca semua buku itu mak, terima kasih sudah mau menyekolahkanku sampai kelas 2. Yang penting aku jadi bisa membaca”

Emak : “apa yang kamu inginkan dimasa depan nak?”

Anak : “aku cuma ingin di TPA banyak buku-buku yang dibuang, sehingga aku dapat terus memungut dan membacanya”

Emak : “emak doakan kau terus menemukan buku dan memenuhi rumah ini dengan ribuan bukumu”

Anak : “mak boleh aku minta sesuatu?”

Emak : “apa anakku sayang?”

Anak : “aku ingin sebuah buku tulis dan sebatang pensil”

Emak : “untuk apa anakku?”

Anak : “aku ingin menulis, betapa senangnya aku membaca, ingin menulis betapa nikmat yang diberikanNya, dan ingin menulis hidupku yang bahagia ini”

Emak : “lalu nak? Setelah itu kamu apakan?”

Anak : “aku akan membuangnya mak ke sekolah”

Emak : “untuk apa anakku?”

Anak : “biar nanti ada yang menemukan buku aku mak, dan mereka jadi tahu bahwa buku yang terbuang itu ilmunya tidak terbuang”

Emak : “emak cuma bisa doakan nak”

Aku hanya ingin membaca dan terus membaca. Hanya dengan membaca aku tahu isi dunia

Salam Blogger!

Advertisements