Sewaktu perjalanan dari Malang ke Blitar, di Bus aku bertemu dengan pengamen yang menurutku lain dari yang lain.

Kok bisa?

Yuph, karena pengamen tersebut tidak menyanyikan lagu yang lagi hits saat ini. Ataupun lagu kontroversial lainnya. Beliu menyanyi dengan sholawatan. Yuph, sholawatan seperti saat habis sholat jamaah.

Karena saya muslim jadi saya menikmatinya. Apalagi ini bulan ramadhan, jadi lebih berasa.

Dikesempatan yang lainnya lagi aku juga bertemu dengan pengamen lain tapi sepertinya beliau ini nasrani. Beliau juga menyanyikan lagu rohaninya. Dan sebelum bernyanyi beliau bilang minta maaf jika ada beberapa yang tidak mau berkenan mendengarkannya.

Kok tahu di itu lagu rohani kaum nasrani?

Tetangga belakang rumah saya nasrani, jadi sering ada kebaktian disana. Jadi sudah agak familiar dengan lagunya. Toh lagu yang dinyanyikan pengamen itU sebenarnya isinya netral, karena lebih merujuk tentang takwa kita kepada Tuhan. Jadi ya tak dengarkan juga. Hehe

Nah, menuruT pandangan sahabat blog semuanya, menggunakan lagu atau sholat yang harusnya sakral untUk mencari uang itU bagaimana?

Salam Blogger!