Saat Merah Putih Berkibar.

Saat Merah Putih berkibar dengan gagahnya.
Ribuan anak jalanan berjuang mencari recehan.

Saat Merah Putih berkibar penuh wibawa.
Ribuan anak rela diputuskan sekolah karena biaya.

Saat Merah Putih berkibar dengan indahnya.
Dengan indah pula biaya pendidikan berkibar.

Saat Merah Putih berkibar megah di Istana Merdeka.
Tak semegah rumah pendidikan yang kerap roboh usang termakan usia.

Aaah. ,
Begitu hebat kau Merah Putihku.
Kau tetap kokoh dan berwibawa meski generasi bangsa menuju detik kematian.

Hey Merah Putihku, apa aku boleh ragu, kelak kau tak sekokoh dan berwibawa lagi dengan penerus bangsa seperti ini.

Hey Merah Putihku, apakah bumi kita akan maju dengan generasi muda yang mati tanpa pendidikan.

Hey Merah Putihku, kubaktikan diriku untuk membantumu. Untuk membuat generasi tak buta ilmu.

Hey Merah Putihku…

Puisi di atas ikut meramaikan gelar puisi aku cinta indonesia. Semoga kita makin cinta Indonesia. Dengan segala kelebihan dan kekurangan.

NB: mungkin puisi agak menyoroti dunia pendidikan. Dan jika tidak puitis harap maklum. Saya tidak bisa buat puisi. Hehehe. Semoga hikmahnya dapat diambil.