TBC yang ini bukanlah penyakit melainkan, tekanan batin cronis. Hehe. Pada postingan ini saya akan share pengalaman saat pertama mengajar di SMP. Huft, benar-benar membuat emosi memuncak.

Untung saya orangnya lumayan sabar. Jadi semuanya dapat teratasi dengan baik. Awalnya memang pada menolak, tapi kesan awal yang saya berikan adalah bahwa aku itu guru. Aku harus tegas dalam mengajar. ku tunjukkan wibawa guru.

Sebagai tips saja, mungkin ada gunanya. Jika mengajar itu 10 menit pertama tunjukkan bahwa kita itu bisa. Kita harus pede dan tidak malu. Jika kesan awal sudah baik, pasti nanti akan mudah diaturnya.

Namun jika sebaliknya, kita malu atau grogi. Wah bakalan dikerjain oleh murid-murid. Karena awalnya murid memeng suka mencari perhatian kepada kita. Bisa dengan tingkah laku yang nakal atau apa saja yang dapat mengalihkan perhatian kita ke dia.

Disamping kena TBC namun mengajar itu sangat mengenangkan. Terutama yang masih smp. Melihat wajah-wajah lucu, ekspresi saat kesulitan, garuk-garuk kepala kalau pusing. jadi kerasan di dalam kelas.

Yang terpenting jangan anarkis terhadap murid. Tegas bukan berarti harus dengan kekerasan. Jika awal sudahe baik, selanjutnya akan mengalir.

Maaf, postingan agak oot. Lagi senang-senangnya ngajar di smp soalnya.

Salam Blogger!