Selumnya saya cuma ingin mengatakan bahwa tulisan ini berdasarkan pengalaman saya. Tidak ditambahi dan dikurangi dalam penyampaian. Maaf juga jika salah satu pembaca terutama guru. Posting ini hanya cuplikan kejadian, dan tidak bisa dgeneralisai, bahwa guru sekarang seperti ini.

Sewaktu sedang naik bus, tepatnya tujuan malang ke blitar. Saya menemui sebuah kejadian yang cukup mencengangkan. Seorang kondektur bercakap-cakap dengan serang ibu yg merupakan guru dari suatu SMK Swasta. Pak kondektur berkata.

“yo’ opo buk, muridmu podho ngrokok kabeh iku lo?”
(gimana bu, murid anda pada ngerok semua)

sang ibu guru menjawab.

“bahno cak, tinimbang tawuran, mending ngrokok ae tapi anteng”
(biarin mas, daripada tawuran, lebih baik ngerokok tapi diam)

lalu kondektur bisnya menjawab.

“yo’opo seh sampeyan iki bu, murid nakal nggak dseneni”
(gimana anda ini bu, murid nakal tidak dimarahi)

dengan santai ibunya menjawab.

“muridku angel diatur cak, bahno wis sing penting aku golek duit lancar, gak usah diurusi”
(muridku susah diatur mas, biarin saja yg penting saya lancar cari uang, tidak usah diurusi)

Saya yang iseng nguping ini ceritanya langsung kaget. Kok ibu guru malah seperti itu? Saya berpikir, sebenarnya guru itu pekerjaan atau profesi?

Memang tidak dapat dipungkiri jika setiap manusia membutuhkan uang untuk hidup. Dengan bekerja mereka dapat mengumpulkan uang. Demikian juga dengan seseorang yang memilih menjadi guru.

Guru, menurut orang jawa “diGUgu lan ditiRU” atau dalam bahasa Indonesia adalah dipatuhi dan ditiru. Sungguh berat rasanya menjadi guru. Beban moralnya sangat besar.

Berdasar ilustrasi diatas menurut anda bagaimana guru jaman sekarang. Apakah guru hanya suatu pekerjaan (sesuatu yang dapat menghasilkan uang) atau profesi (menjalankan fungsi guru yaitu dipatuhi dan ditiru muridnya). Saya sendiri calon guru, apakah nanti saya hanya mengejar uang dan tidak perduli dengan muridnya? Semoga saja tidak, karena guru guru saya yang mengajar saya adalah guru yang profesional, lahir batin mengajarkan sesuatu yang berguna. Terima kasih guruku. .