Indonesia menjadi langganan tetap gempa-gempa dasyat sepanjang sejarah. Karena Indonesia terletak di lempeng-lempeng bumi yang aktif, sehingga jika terjadi pergerakan, bergetarlah kita.

Di Indonesia sebagian besar gempa adalah berupa gempa tektonik. Tahukah apa gempa tektonik itu?

Gempa tektonik adalah jenis gempa bumi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng plat tektonik. Gempa ini terjadi karena besarnya tenaga yang dihasilkan akibat adanya tekanan antar lempeng batuan dalam perut bumi.

Penyebab gempa tektoniknya apa?

Gempa tektonik yang kuat sering terjadi di sekitar tapal batas lempengan-lempengan tektonik. Lempengan-lempengan tektonik ini selalu bergerak dan saling mendesak satu sama lain. Pergerakan lempengan-lempengan tektonik ini menyebabkan terjadinya penimbunan energi secara perlahan-lahan. Gempa tektonik kemudian terjadi karena adanya pelepasan energi yang telah lama tertimbun tersebut. Gempa tektonik biasanya jauh lebih kuat getarannya dibandingkan dengan gempa vulkanik, maka getaran gempa yang merusak bangunan kebanyakan disebabkan oleh gempa tektonik. Gempa bumi tektonik merupakan gempa bumi yang paling sering terjadi. Bahkan menurut para ahli gempa, setiap hari terjadi gempa tektonik, namun tidak dirasakan karena getarannya relatif kecil.

Sepanjang sejarah Indonesia kerap terjadi gempa-gempa dasyat. Seperti data di bawah ini. (sejak 1990-sekarang)

1. Aceh 2004 9,1 skala Richter
2. Sumatera Utara 2005 8,6 skala Richter
3. Bengkulu 2007 8,4 skala Richter
4. Peru 2001 8,4 skala Richter
5. Pulau Kuril 2006 dan 1994 8,3 skala Richter
6. Hokkaido 2003 8,3 skala Richter
7. Flores 1992 7,8 skala Richter
8. Pakistan 2005 7,6 skala Richter
9. Iran 1990 7,4 skala Richter
10. Jawa Barat 2009 7,3 skala Richter

wow dasyat sekali negara kita, gempanya banyak yang berskala besar. Perlu waspada!