Semakin hangat masalah Indonesia dengan malaysia, eh, atau sudah makin hot ya? Apa lagi jika bukan adanya pencurian harta berharga kita. Dari batik, reog ponorogo, lagu rasa sayange, angklung dan sekaran tari pendet.

Huft, saya heran sekali ya dengan negara tetangga kita itu, katanya sih satu rumpun, tapi kok malah sukanya bikin runyam, suka main comot budaya kita segala. Apa tidak punya budaya ya? Buat dipromosikan? Tapi budaya kita jadi mejeng buat dipromosikan mereka.

Saya mengutip teman blog yang bilang seniman jiran seperti ini.

karena sebagai serumpun maka kita ikut melestarikan budaya indonesia.

Ok dech! Melestarikan boleh saja, tapi kalau nantinya diam-diam nyaplok, terus mendaftarkan budaya kita? Nah loh gimana jadinya?

Yang saya heran itu ya, kok rasa malu itu nggak ada gitu. Wah, saraf malunya sudah putus mungkin ya? Atau tidak punya kemaluan mungkin ya? Haha, nggak munkinlah.

Dengan hal seperti ini, membuat warga Indonesia benar-benar tersulut kemarahannya. Rasa nasionalisme meledak bak bom Marriot yang notabene asuhan NMT (tahukan?) yang aseli made in MALAYSIA. Benar dasyat ledakan amarah dan semangat kita.

Tidak di dunia nyata maupun dunia maya, kita tetap berperang dengan malaysia. Kita benar-benar berjuang walau tidak bawa bambu runcing seperti jaman bahula. Tapi berperang argumen-argumen, atau sebenarnya main olok antara Indonesian dan Malaysian.

Seperti yang lagi hot ini ceritanya, tentang pengubahan lirik lagu kebangsaan kita. Indonesia Raya diubah liriknya oleh seseorang terindikasi warga jiran. Saya mengutip lirik gubahan ini, kata-katanya sangat kasar dan amoral, apa melambangkan pengubahnya, atau keseluruhannya memang begitu? Lagunya sedikit disensor ya, soalnya ya tidak baik sekali.

IndonSIA* wrote:

Indonesia* tanah Cairku
Tanah tumpah mu*ta*ku
Disanalah aku merangkak h*na
Jadi kubur
Indonesia* negara miskin ku
Bangsa B*s*k dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesia* negara miskinku
Mati lah tanahku
Moda* lah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya
Tidurlah badannya
Untuk Indonesia* Miskin
Indonesia* Miskin
M*mp*s M*d*r
Datang kerja Malaysia
Tapi TKI Jadi perampok
Rompak Malaysia bawa wang ke Indon
Indonesia* Pendatang Haram
Miskin lah Miskin lah
Datang Haram ke Malaysia
Tiada paspor
Bila kena tangkap dan hantar balik
Kata nya malaysia jahat
Indonesia* Negara Perampok
Indonesial Menghantar perampok maling
pekerja TKI Indonesia*
hantaq pi Malaysia
Indonesia* Maling
Merampok lagu Malaysia
Mengatakan itu lagu mereka
Indonesia* Tanah yang hina
Tanah gersang yang miskin
Di sanalah aku miskin Untuk slama-lamanya
Indonesia* Tanah puaka
Puaka Hantu Kita semuanya
Negara luas hasil bumi banyak tapi miskin
Datang minta sedekah di Malaysia
Marilah kita mendoa Indonesia* br*ngse*
Gersang lah Tanahnya mundurlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Tidurlah hatinya Mimpilah budinya
Untuk Indonesia* Miskin
Indonesial Tanah yang kotor Tanah kita yang Malang
Disanalah aku tidur selamanya bermimpi sampai mati
Indonesia*! Tanah Malang Tanah yang aku sendiri benci
Marilah kita berjanji Indonesial miskin
Mati lah Rakyatnya Modar lah putranya
Negara Miskin Tentera Coma pakai Basikal
Miskinlah Negrinya Mundur lah Negara nya
Untuk Indonesia* kurap

huwah, ternyata orang jiran hafal lagu kita ya? Betapa hebatnya Indonesia Raya, apa karena ingin jadi profinsi terbaru kita? Jadinya cari perhatian dengan membuat sensasi dasyat seperti ini. Saya jadi terharu ini huhu *lebay*

Tidak cuma itu, hacker Indonesia juga dapat Tantangan dari hacker negara jiran, hacker juga punya rasa nasionalisme lho, jangan salah ya, total 50 web jiran, berhasil ditaklukkan. Dan kesemuanya belum ada yang bisa dikembalikan, mereka tidak merusak atau mengubah isi web, tetapi mengibarkan bendera kita sang saka merah putih, walau secara virtual. *plok plok beri tepuk tangan*

Sempat baca di forum malon (nama keren malingsia eh malaysia, ehe) mereka bilang kita bodoh, benar ya? Ah, bullsh*t itu, pernah dengar malaysia menang olimpiade sains? Jauh sama Indonesia. Pokoknya bikin esmosi saja.

Kapan kita perangnya pak SBY, warga kita 235juta, atau 10x jiran, bakalan kalah itu. Ya apapun yang terjadi, saya berdoa semoga mereka diberi rasa malu dan tahu diri. Amin. Jaya Indonesiaku.