Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Arecales
Famili: Arecaceae
Genus: Phoenix
Spesies: P. dactylifera
Nama binomial : Phoenix dactylifera L.

Kurma (Phoenix dactylifera) adalah sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara karena buahnya dapat dimakan. Karena sejarah pembudidayaannya untuk diambil buahnya sudah lama sekali, asal-usulnya yang pasti tidak lagi diketahui, namun kemungkinan besar pohon ini berasal di oasis padang pasir di Afrika utara, dan barangkali juga di Asia barat daya. Pohonnya berukuran sedang, tingginya sekitar 15-25 meter, seringkali tumbuh bergerombol dengan beberapa batang pohon yang muncul dari satu akar yang sama, namun bisa juga tumbuh sendiri-sendiri.

Berikut ini akan disoroti zat gizi yang dominan dalam kurma:

(1) Karbohidrat
Karbohidrat digunakan oleh tubuh manusia sebagai sumber energi utama. Dalam buah kurma, karbohidrat adalah komponen utama. Jenis karbohidratnya terutama terdiri dari glukosa, fruktosa, sukrosa dan sejumlah kecil polisakarida (seperti cellulose dan pati), sejumlah kecil senyawa-senyawa turunan karbohidrat seperti pektin, dan serat kasar. Adanya serat kasar dalam makanan kita bisa menghindarkan masalah sulit buang air besar, sedangkan adanya pektin membawa efek menurunkan cholesterol plasma. Seperti yang telah disebut di atas kandungan gula dalam kurma bisa mencapai 70% tergantung varietasnya.

(2) Mineral
Zat mineral yang terdapat dalam kurma adalah kalsium, fosfor, kalium,belerang, natrium, khlor, magnesium, besi, mangan, tembaga, kobalt, seng, khrom, yodium dan fluor. Yang menarik, kandungan besi kurma per 100 g buah kering dari varietas tertentu bisa memenuhi kebutuhan zat besi manusia per hari dalam semua situasi! Hal ini menawarkan solusi yang praktis untuk terapi suplementasi besi dalam kasus-kasus anemia karena kekurangan zat besi selama masa anak-anak, selama masa hamil, dan dalam kasus haemorrhages yang timbul akibat menstruasi, parturition atau terluka. Solusi ini punya nilai lebih dibandingkan metode suplement zat besi dalam bentuk tablet yang bisa menimbulkan berbagai efek samping seperti mual, sakit kepala, dan hilang nafsu makan. Di samping itu zat besi dalam kurma akan lebih mudah diserap tubuh dengan adanya glukosa, fruktosa dan vitamin C dalam kurma yang masing-masing telah diketahui membantu absorpsi zat besi oleh tubuh.

Tidak seperti pada metode menambah zat besi dengan minum tablet, untuk dapat memperoleh kurma tidak memerlukan bantuan dokter (resep obat) dan kurma tidaklah mahal dibandingkan harga obat suplement besi.Nah, untuk menjamin masukan zat besi per hari seperti yang disebut di atas paling tidak kita perlu makan 100 g kurma kering. Ini kalau kita mengandalkan kurma sebagai satu-satunya sumber zat besi.

Bahan makanan lain yang banyak mengandung zat besi adalah sayuran hijau (bayam, salat Wirsing, buncis, kacang kapri), jerohan (hati, jantung, ginjal), daging, kuning telur dan juga berbagai produk biji-bijian (serealia).

Masukan zat besi yang disarankan adalah 10 mg/hari untuk orang dewasa, remaja di bawah usia 19 tahun 12 mg/ hari, anak-anak 8 – 12 mg/hari tergantung kelompok usia, ibu hamil 30 mg/hari, ibu menyusui 20 mg/hari, sedangkan remaja putri dan wanita dewasa yang sedang menstruasi perlu 15 mg besi/hari.

(3) Vitamin
Golongan vitamin yang terdapat dalam buah kurma adalah thiamin atau vitamin B1, riboflavin atau vitamin B2, biotin, asam folat atau folacin, asam askorbat atau vitamin C, pro-vitamin A (beta carotene), nicotinamide, retinol equivalent, asam pantotenat dan vitamin B6.Energi yang terkandung dalam buah kurma segar (kandungan airnya 86%) adalah sebesar 406.14 kJ (96.7 kcal) per 100 g buah segar. Kurma kering (kadar airnya kurang dari 20%,konsistensinya seperti kismis) mengandung energi sebanyak 1680 kJ (340 – 400kcal).
Ini berarti 100 g kurma dapat menyumbang kebutuhan energi sebesar 14 – 17% dari total energi standar yang diperlukan per hari (standar laki-laki 70kg, sedangkan wanita 55 kg). Dengan demikian buah kurma merupakan kombinasi alamiah antara makanan sumber energi dan sumber zat-zat gizi yang penting karena kurma juga mengandung berbagai macam vitamin dan mineral.Jadi, kalau suatu ketika bangun sahur terlambat, tidak cukup waktu untuk memasak/menghangatkan makanan, makanlah kurma saja.

source