Saya ingin sedikit memberikan ilustrasi mengenai apa itu adil, berikut ilustrasinya.

Terdapat dua anak kembar, diberi ayahnya 1 buah apel yang cukup besar, sang ayah meminta keduanya untuk membagi secara rata apel tersebut. Nah bagaimana cara membaginya agar benar-benar adil dan tidak ada perdebatan? Jila langsung dipotong bisa saja ada potongan lebih besar, kan tidak adil soalnya apel tidak simetris, lalu bagaimana membaginya ya?

terkadang memang sulit untuk menemukan solusinya, tetapi jika anda bisa, wah hebat berarti.:-D

Agar pembagian menjadi adil maka yang harus membagi adalah si anak bukan bapaknya. Lalu bagaimana caranya? Ayahnya harus memberi kesepakan seperti ini kepada kedua anaknya.
“yang membagi apelnya memilih terakhir”
jadi anak yang tidak membagi apelnya memilih dahulu.

Mengapa begini?
Dengan kesepakatan di atas maka anak yang membagi apel akan membagi sesama mungkin tiap bagian, karena jika ada yang besar maka nanti dia kebagian yang kecil. Hal ini dimaksudkan agar rasa tidak adil hilang. Ilustrasi di atas adalah adil keduanya sama-sama diberi andil dalam pembagian apel.

Ilustrasi lain berikut,

Sebuah keluarga punya dua anak, yang pertama SMA dan yang kedua SD, yang pertama mendapat saku Rp.5000/hari dan yang kedua mendapat saku Rp.1000/hari apa ini adil? Kan tidak sama?

ilustrasi ini juga adil, lho kok bisa? Kan beda Rp.4000/hari uang sakunya. Hal ini karena tergantung kebutuhan mereka berdua berbeda. Yang pertama kebutuhannya lebih besar dari yang kedua. Jika disamakan misal Rp.1000/hari justru tidak adil. Memang adil nggak harus sama kan?:-D