Jika mendengar Mesir pasti teringat dengan apa yang namanya piramid. Benda besar dengan bentuk limas segi empat ini. Banyak para ahli memperdebatkan kegunaan benda besar ini. Memang apa kegunaannya? Menurut yang saya baca dan kutip sebagai berikut.

1. Makam Raja Fir’aun
Teori yang satu ini paling banyak dipercaya orang, karena didukung hasil-hasil penelitian ilmiah yang dilakukan para ahli purbakala.

Sekumpulan piramid yang paling terkenal bagi dunia wisata, bisa ditemui di daerah Giza, pinggiran kota kairo. Dalam bahasa Mesir, lokasi ini dikenal sebagai “El-Ahram” (kumpulan piramid).

Menurut teori ini, kumpulan piramid ini merupakan makam firaun yang dibangun dengan perhitungan khusus. Bila dilihat dari udara, kumpulan piramid dan sungai Nil, melambangkan gugusan bintang Orion dan galaksi Bima Sakti. Hal ini berarti memusatkan kekuatan dan pengaruh surga dan dewa, bagi seluruh wilayah Mesir kuno. Hal ini berarti memberikat tempat berpijak bagi firaun yang wafat, untuk kemudian arwahnya menuju surga dan bergabung dengan matahari.

2.Mercusuar UFO
menurut para ahli yang melontarkan teori ini, kumpulan piramid merupakan mercusuar bagi kendaraan (UFO) para alien. (wow?)

Menurut penelitian mereka, piramid merupakan banguan yang menyerap energi alam sekitarnya. Bila sudah penuh, energi yang tak kelihatan mata telanjang itu, akan dipancarkan melalui puncak piramid. Arah pancarannya adalah ke angkasa luar. Pancaran energi inilah yang dijadikan panduan bagi pengemudi UFO dari planet lain, yang sedang berada di dekat bumi. Yah, mungkin fungsinya mirip dengan mercusuar, yang menunjukkan arah bagi pelayar.

3.Pemrosesan Air Tawar
teori ini merupakan teori yang paling baru dilontarkan. Penggagas teori ini adalah seorang ahli konstruksi berusia 49 tahun, yang bernama Gerald Dupont.

Beliau percaya, bahwa piramida dicngun untuk menyuling air laut menjadi air tawar. Untuk membuktikan teorinya, Dupont telah melakukan penelitian selama enam tahun. Dan hasil penelitiannya, ia percaya bahwa pembangunan piramid Cheops berdekatan waktunya dengan banjir besar di masa Nabi Nuh as. Menurutnya, penguasa Mesir Kuno membangun piramid sebagai pusat penyulingan air laut menjadi air tawar, karena seluruh mesir sedang kesulitan air tawar.

Uniknya, Dupont sendiri tak pernah pergi ke Mesir. Ia melakukan penelitian dari buku perpustakaan dan data lainnya. Ia juga telah membangun tiruan piramid Cheops, dengan perbandingan 10:60.

Ia yakin, bahwa ruang bawah tanah dari piramid merupakan tangki penampungan air laut, yang kemudian diuapkan dengan panas mata hari gurun yang menyengat permukaan piramid. Uap air yang timbul, kemudian dialirkan melalui lorong-lorong piramid, yang dibangun mirip pipa pengembunan raksasa. Uap air yang mengembun ini, akan berubah menjadi air, yang siap dialirkan diseluruh mesir.

(source: MENTARI oleh Ujang)