Ada pertarungan sengit antara google dan yahoo yang berkolaborasi dengan microsoft. Siapa yang menang ya?

SAN FRANCISCO- Microsoft akhirnya sepakat untuk bekerja sama dengan Yahoo untuk menumbangkan dominasi Google di pasar mesin pencari. Kesepakatan tersebut rencananya akan berlangsung selama 10 tahun.

“Microsoft dan Yahoo telah mengetahui ada banyak yang dapat dilakukan dalam sebuah mesin pencari, kesepakatan ini memberikan kami sumber dan kekuatan baru untuk menciptakan masa depan sebuah pencarian,” ujar CEO Microsoft Steve Ballmer saat mengumumkan kesepakatan kerja sama Yahoo-Microsoft, seperti dilansir Associated Press, Rabu (29/7/2009).

Dengan perjanjian itu, Bing, mesin pencari terbaru Microsoft, akan menjadi default di Yahoo. Kerja sama ini hanya fokus pada pembagian hasil antardua perusahaan, sehingga Microsoft tidak akan membayar uang muka apapun ke Yahoo. Kesepakatan itu menyebutkan, Yahoo akan mendapatkan beberapa persen dari keseluruhan pendapatan iklan di mesin pencarinya selama lima tahun ke depan dan berhak menjual beberapa hak iklannya ke Microsoft.
Yahoo memperkirakan, dengan kesepakatan itu perusahaannya akan mendapat peningkatan pendapatan sebesar USD500juta dan menghemat sekira USD250 juta dari capexnya karena tidak menginvestasikan dananya untuk mengembangkan teknologi di mesin pencari miliknya sendiri.

Kesepakatan kerja sama itu sendiri langsung membuat saham Yahoo menurun sekira 6,9 persen, sedangkan Microsoft meningkat sekira 13 persen.
Kerja sama kedua perusahaan itu sebenarnya telah dikabarkan sejak lama. Bahkan pada Desember 2008 kedua perusahaan dikabarkan telah menjalin kesepakatan. Tapi kerja sama baru terealisasi saat Yahoo dipegang CEO yang baru enam bulan memangku jabatan, Carol Bartz.

“Kesepakatan ini hadir dengan begitu banyak manfaat dan nilai bagi Yahoo, pengguna kami, dan Industri, dan saya yakin kesepakatan ini adalah era baru bagi pengembangan inovasi dunia internet,” kata Bartz.
Tak jauh berbeda dengan Yahoo, Microsoft memang gencar untuk mengembangkan teknologi mesin pencari selama satu dekade. Bahkan divisi internet Microsoft telah menghabiskan biaya sekira USD2,3 miliar pada tahun fiskal ini.

Mesin pencarian milik Microsoft, Bing yang baru dikeluarkan Juni lalu diharapkan akan semakin sukses dengan bantuan dari Yahoo. Di Amerika Serikat, kombinasi Yahoo-Microsoft saat ini menguasai sekira 28persen pasar mesin pencari, sedangkan Google masih dominan dengan menguasai 65 persen pasar. Sedangkan di dunia, berdasarkan data ComScore, Google tetap menguasai sekira 67 persen pasar.

Pertarungan antara Google dan Microsoft diperkirakan akan semakin sengit, mengingat Google juga telah menyiapkan strategi baru untuk menumbangkan Microsoft di pasar sistem operasi (OS). Google coba menggerus pasar Windows dengan merilis Chrome OS.

apapun yang terjadi yang penting dengan persaingan pelayanan makin meningkat, karena tidak mau kehilangan user.