Kata bom berasal dari bahasa Yunani βόμβος (bombos), sebuah istilah yang meniru suara ledakan ‘bom’ dalam bahasa inggris. Bom adalah senjata ledak yang lazim digunakan dalam perang, juga dalam aksi-aksi terorisme. Kebanyakan bom terdiri dari wadah logam yang diisi dengan bahan peledak atau bahan kimia, dan suatu alat untuk meledakkan dan menghamburkan isi bom. Bom adalah alat yang menghasilkan ledakan yang mengeluarkan energi secara besar dan cepat. Ledakan yang dihasilkan menyebabkan kehancuran dan kerusakan terhadap benda mati dan benda hidup disekitarnya, yang diakibatkan oleh pergerakan tekanan udara dan pergerakan fragmen-fragmen yang terdapat di dalam bom, maupun serpihan fragmen benda-benda disekitarnya. Selain itu, bom juga dapat membunuh manusiahanya dengan suara yang dihasilkannya saja.

Ukuran bom beraneka ragam. Yang kecil dapat ditenteng dan dilemparkan dengan tangan, seperti granat, atau ditembakkan dengan senjata altileri. Tapi, bom umumnya dijatuhkan dari pesawat terbang.
Kepala ledak (warhead) peluru kendali pada hakikatnya tergolong bom juga.

Kebanyakan bom memiliki sumbu untuk memicu ledakan. Sumbu sentuh meledakkan bom ketika bom menyentuh sasaran. Sumbu kedekatan meledakkan bom ketika bom menghampiri permukaan tanah. Sumbu kedekatan ini bekerja berdasarkan bertambahnya tekanan udara ketika bom itu mendekati tanah. Namun secara garis besar ada dua macam bom yaitu bom biasa dan bom nuklir.