Horimono bisa diartikan tatto jepang, secara harfiah kata horimono berasal dari kata “hori” yang berarti ukiran atau pahatan. Sedangkan “mono” adalah barang atau benda, jadi horimono adalah benda yang berukir atau berpahat. Namun kata tersebut biasanya digunakan untuk kegiatan mengukir/memberi ornamen pada mata pedang. Atau dipakai untuk kegiatan merajah tubuh yang disebut “irezumi”. Akan tetapi irezumi selalu didentikkan untuk merajah tubuh seorang kriminal, oleh karena itu lebih sering digunakan kata horimono untuk merujuk ke kegiatan pentattoan agar tidak selalu identik dengan narapidana (kriminal)