Kemarin saya secara nggak sengaja lihat dasi merah milik adikku yang masih kelas 6 SD, di dasinya ada tulisan “tut wuri hadhayani” jadi keingat sama pelajaran IPS waktu SD dulu. Kalimat di atas sebenarnya semboyan pendidikan yang dicetuskan oleh bapak pendidikan kita yaitu Ki Hajar Dewantara.

Tetapi kok cuma sepertiganya ya yg kita kenal? Padahal aslinya sih ada 3kalimat yaitu, Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, Tut wuri handhayani. Yang terakhir ini biasanya ada di topi atau dasi anak sekolahan.

Tapi sebenarnya apa sih arti dari semboyan pendidikan kita itu? Ada yang tahu?

Setelah bergugling ria dan buka artikel tentang semboyan tersebut maka saya bisa meramu dari beberapa penafsiran tentang apa arti dari semboyan berbahasa jawa ini.

Ing ngarsa sung tuladha

Yang artinya adalah sebagai seorang guru atau pemimpin hendaknya memberikan contoh kepada murid atau bawahannya, yang dimaksud yang dimasudkan disini adalah contoh yang baik, sehingga dapat ditiru oleh muridnya, karena hal yang baik memang seharusnya ditiru. Tetapi jika contohnya jelek ya buang ja ke laut,ehehe!XP

Ing madya mangun karsa

Jika kita berada di tengah-tengah murid atau bawahan kita hendaknya dapat menimbulkan semangat untuk menciptakan suatu karya atau ide. Bukan malah sok kuasa dan menekan mereka, jika demikan malah murid kita tidak berkembang.

Tut wuri handhayani

Jika kita berada dibelakang murid atau bawahan kita, kita wajib memberikan dorongan untuk berkarya. Walau kita tidak terlibat langsung dengan ide atau karnya mereka, kita cukup memberikan semangat yang membuat mereka semakin semangat untuk berkarnya.

Ketiga potong semboyan di atas sangatlah berhubungan satu sama lain. Kita yang sebagai generasi muda hendaknya berlaku seperti itu, tidak harus jadi atasan atau guru (saya sendiri calon guru), bisa melakukan hal di atas di lingkungan keluarga, pastinya kita akan berkeluarga kan? Tapi yang penting kita harus menjadi contoh buat diri kita sendiri. Ganbatte ne!