Jenis Bom (1)


Bom Biasa

Lebih rinci lagi, terdapat lima macam bom biasa, yaitu:
(1) bom serbaguna,
(2) bom kendali,
(3) bom anti-lapis baja,
(4) fragmentasi, dan
(5) pembakar.


1.Bom Serbaguna.
Bom ini berisi RDX atau TNT (trinitrotoluena) sebagai bahan peledaknya. Bom jenis ini biasa dijatuhkan dari pesawat yang terbang tinggi. Efek merusakanya didasarkan pada ledakan dan tekanan balik ketika udara tersedot kembali untuk mengisi kehampaan. Kecepatan pecahan bom secepat peluru, dengan gelombang kejut yang bisa melewati tanah, air, maupun bangunan.
Bobot bom serbaguna umumnya berkisar antara 100 sampai 1.000 kilogram. Panjangnya dua sampai empat meter. Tapi, ada juga bom serbaguna yang seberat 6.800 kilogram. Jenis ini biasanya dijatuhkan di atas hutan untuk menyiapkan pendaratan helikopter supaya aman.

2.Bom Kendali.
Bom ini diarahkan ke sasaran dengan peralatan elektronik. Ada yang berisi kamera TV yang diarahkan pada sasaran. Pilot mengikuti target pada monitor TV dalam pesawat terbang. Bila ada penyimpangan, pilot dapat mengoreksi jatuhnya bom dengan kendali jarak jauh. Ada pula bom yang telah menyimpan gambar sasaran dalam memorinya dan dapat memandu diri. Bom dapat juga dipandu pengindera laser.

3.Bom Anti-Lapis Baja.
Bom ini digunakan untuk menyerang kapal perang yang tebal lapisan bajanya. Hidung bom ini keras dan tebal, sehingga dapat menembus lapisan baja itu. Setelah menembus, barulah bom itu meledak di dalam kapal.

4.Bom Fragmentasi.
Bom ini berguna untuk membunuh dan melukai pasukan musuh di lapangan terbuka dan merusak pesawat, kendaraan, dan peralatan ringan. Bom ini berisi batangan atau pecahan logam, yang akan pecah menjadi kepingan tajam, ketika bom meletus. Ada juga bom kelompok yang terdiri dari ratusan bom kecil dalam wadah ringan. Setelah lepas dari pesawat, wadahnya terbuka dan bomnya menghambur pada medan yang cukup luas. Ada yang meledak dan ada pula yang berperan sebagai ranjau (ini menunggu picu kedua untuk meledak).

5.Bom Pembakar.
Bom ini berfungsi untuk mengawali kebakaran. Bom ini diisi bensin atau termit, yakni campuran alumunium dan oksida besi. Bobot bom berkisar antara 1,6sampai 500 kilogram. Salah satu jenis bom pembakar adalah bom napalm, yaitu bom yang terbuat dari bensin yang dibuat seperti selai yang lekat. Setelah bom meledak, selai ini tersebar dan melekat di mana-mana sambil membakar tempat yang dilekatinya.

Bom-bom lain, misalnya bom yang kimia yang menyeburkan asap atau gas racun, bom anti kapal selam (yang meledak di dalam air setelah mencapai kedalaman tertentu), bom propaganda yang menyebarkan selebaran, dan bom suar yang memancarkan cahaya untuk untuk pemotretan malam hari.

About these ads

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s